KAMU SIBUK KEJAR GELAR DUNIA, TAPI LUPA BELAJAR ILMU YANG BAKAL DITANYA DI ALAM KUBUR?

Banyak orang rela menghabiskan belasan bahkan puluhan tahun untuk mengejar pendidikan dunia.

Masuk sekolah terbaik.

Kuliah bertahun-tahun.

Mengambil sertifikasi.

Mengejar jabatan.

Mengumpulkan prestasi.

Semua itu tidak salah.

Islam bahkan mendorong umatnya untuk menjadi manusia yang bermanfaat dan memiliki kemampuan.

Namun ada satu pertanyaan penting yang jarang kita tanyakan kepada diri sendiri:

Sudahkah aku mempelajari ilmu yang paling aku butuhkan setelah kematian?

Ketika seseorang meninggal dunia, seluruh gelarnya berhenti.

Tidak ada lagi yang bertanya: yg 

"Berapa IPK-mu?" "Apa jabatanmu?" "Berapa penghasilanmu?" "Berapa banyak asetmu?"

Yang akan menentukan keselamatan seseorang adalah iman, tauhid, dan amal shalih yang dibangun di atas ilmu yang benar.

Karena itulah para ulama menjelaskan bahwa ilmu yang paling wajib dipelajari setiap muslim adalah ilmu tentang:

Siapa Rabb yang ia sembah.

Agama apa yang ia yakini.

Siapa nabi yang ia ikuti.

Tiga perkara inilah yang menjadi pokok pertanyaan di alam kubur.

Allah Ta'ala berfirman:

"Maka ketahuilah bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi selain Allah." (QS. Muhammad: 19)

Perhatikan...

Allah memulai dengan perintah "ketahuilah" sebelum memerintahkan amal.

Ini menunjukkan bahwa ilmu adalah pondasi seluruh ibadah.

Tanpa ilmu, seseorang bisa beramal dengan semangat tetapi tidak sesuai petunjuk.

Tanpa ilmu, seseorang mudah terjatuh ke dalam syirik, bid'ah, dan kesalahan yang tidak ia sadari.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, niscaya Allah akan memahamkannya tentang agama." (HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu jangan sampai seluruh umur habis untuk mempersiapkan kehidupan yang sementara, tetapi lalai mempersiapkan kehidupan yang kekal.

Gelar dunia mungkin membantumu mendapatkan pekerjaan.

Namun ilmu tauhid akan membantumu menjawab pertanyaan kubur.

Jabatan mungkin membuatmu dihormati manusia.

Namun aqidah yang benar akan menyelamatkanmu di hadapan Allah.

Harta mungkin membuat hidupmu nyaman.

Namun ilmu agama yang diamalkan akan menjadi cahaya di dunia, kubur, dan akhirat.